Text
Memahami Pengendalian Internal dalam Audit Laporan Keuangan
Dulunya auditor menggunakan serangkaian pengen-dalian internal untuk menentukan fungsi pengendalian organisasi. Beberapa tahun terakhir ini muncul pertanyaan apakah pola elemen-elemen pengendalian telah memadai. Misalnya pada saat organisasi telah melaksanakan hal-hal yang disyaratkan oleh pengendalian tradisional, namun justru terdapat situasi yang menandakan bahwa ada sesuatu yang hilang. Akibatnya, diambil cara pandang baru, khususnya di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris untuk menentukan apa yang selama ini luput dari perhatian. Hasilnya adalah pengembangan model pengendalian yang baru: model pengendalian Terintegrasi-Kerangka Terintegrasi dibuat di Amerika Serikat oleh Komite Pendukung Organisasi dari Komisi Treadway (Committee of Supporting Organizations of The Treadway Commission-laporan COSO) dan kelompok CoCo di Kanada (Dewan Kriteria pengendalian dari Ikatan Akuntan Kanada-Criteria of Control Board of the Canadian Institute of Chartered Accountants) yang membuat model serupa yang lebih "ramah pengguna" dan lebih terstruktur sehingga dapat digunakan sebagai pendekatan audit. Juga Komisi Cadbury (Cadbury Commission) di Inggris membuat model serupa dengan COSO.
Pengendalian internal memiliki banyak konsep. Untuk menstandarkan definisi, Committee of Sponsoring Organization mendefinisikan dan menjelaskan pengen
Tidak tersedia versi lain